stiq.muibinjai.or.id-Mengurus jenazah itu penting karena merupakan ibadah fardu kifayah (kewajiban komunal) dalam Islam yang berpahala besar, bentuk penghormatan terakhir kepada sesama Muslim, membantu keluarga yang berduka, menjaga kebersihan dan kesehatan, serta menjadi pengingat kematian yang menumbuhkan kesadaran akan kehidupan akhirat. Tata cara yang benar sesuai syariat memastikan jenazah diperlakukan layak, bermartabat, dan sesuai tuntunan agama, sekaligus memberikan ketenangan batin bagi yang ditinggalkan.
Aspek Penting Pengurusan Jenazah:
- Nilai Ibadah & Pahala Besar: Melaksanakan kewajiban ini adalah amal saleh yang pahalanya besar, menunjukkan kepatuhan kepada Allah SWT.
- Penghormatan Terakhir & Martabat: Memperlakukan jenazah dengan layak adalah bentuk penghormatan tertinggi kepada makhluk Allah yang mulia.
- Kewajiban Syariat (Fardu Kifayah): Hukumnya wajib bagi Muslim, jika tidak ada yang mengurus, semua menanggung dosa. Jika sudah dikerjakan sebagian, gugurlah kewajiban yang lain.
- Meringankan Beban Keluarga: Membantu proses yang berat secara fisik dan emosional, memberi keluarga waktu untuk berduka dan berdoa.
- Kesehatan & Kebersihan: Perawatan yang tepat mencegah penyebaran penyakit.
- Pengingat Kematian (Maut): Menyaksikan prosesi ini mengingatkan bahwa hidup dunia fana dan mendorong persiapan bekal akhirat.
- Mempererat Silaturahmi: Momen kebersamaan untuk saling membantu dan menguatkan.
Mengapa Harus Sesuai Syariat (Contoh):
- Mandi & Kafan: Dilakukan dengan air bersih (dicampur daun bidara jika perlu), bukan sekadar tradisi kembang yang tidak ada tuntunannya, agar bersih dan suci.
- Menutup Aib: Menjaga rahasia jenazah dan tidak menyebarkan keburukan, sebaliknya menceritakan kebaikan untuk memotivasi.
Dengan memahami dan mempraktikkan pengurusan jenazah sesuai syariat, kita memastikan penghormatan yang layak, menjalankan ibadah dengan benar, dan mendapatkan manfaat spiritual yang mendalam.
Dalam rangka memperdalam kajian tentang Fardhu Kifayah Mahasiswa PTKU MUI Binjai adakan pelatihan pada dari Jumat 08 Agustus 2025. Acara tersebut dibuka oleh Ustadz Drs. H. Yundiser, M.Pd. selaku Ketua Komisi Pendidikan MUI Kota Binjai dan di tutup oleh Ketua MUI Kota Binjai Prof. Dr. H. M. Jamil, MA. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan semua Mahasiswa PTKU MUI Binjai sangat antusias dalam mengikuti pelatihan tersebut.









