Tim Asesor BAN-PT dan Kemenag RI Kunjungi STIQ MUI Binjai

stiqmuibinjai.or.id-Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengunjungi Sekolah Tinggi Ilmu Quran Majelis Ulama Indonesia (STIQ MUI) Kota Binjai, Kamis (23/04/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari asesmen lapangan terkait usulan pendirian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Baru STIQ MUI Kota Binjai, yang mengelola Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir.

Asesmen lapangan dilakukan dua Asesor BAN-PT, masing-masing Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A. dan Prof. Dr. H. Fauzan, M.A., serta seorang Asesor Pendamping dari perwakilan Kemenag RI, yakni Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.A.

Kedatangan Tim Asesor BAN-PT dan perwakilan Kemenag RI mendapat sambutan hangat dari Walikota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.A.P., Wakil Rektor IV UINSU, Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag, yang hadir mewakili Kepala Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, yang juga Rektor UINSU, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., Wakil Ketua MUI Sumatera Utara, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Binjai, Prof. Dr. H. M. Jamil Siahaan, M.A., Ketua MUI Kota Binjai, H. Rizaldi Syarifuddin Nasution, S.Pd.I. M.M., Plh. Kakan Kemenag Kota Binjai, H. Wardi, S.Ag. M.H.I., Ketua STIQ MUI Kota Binjai, Hari Permana, M.H.I., Rektor IJM Tanjungpura, Langkat, Dr. H. M. Saleh, S.H.I. M.A., Ketua DMI Sumatera Utara, H. Irhamuddin Siregar, M.A., Ketua Harian LPTQ Kota Binjai, Drs. H. Zisperdi, M.Pd., para pimpinan ormas Islam, dan jajaran Pengurus DP MUI Kota Binjai.

Ketua Tim Asesor BAN-PT, Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A., mengatakan, asesmen lapangan terhadap pendirian PTKI Baru STIQ MUI Binjai dilakukan dalam rangka interogasi, konfirmasi, dan justifikasi terhadap seluruh dokumen administrasi, fasilitas, serta sarana dan prasarana PTKI STIQ MUI Kota Binjai.

Nantinya, kata Ahmad Thib Raya, hasil penilaian dan pengamatan dari kegiatan ini akan disampaikan kepada Kemenag RI untuk diberikan keputusan akhir, apakah STIQ MUI Kota Binjai layak atau tidak menerima izin operasionalisasi sebagai PTKI.

“Mudah-mudahan hasil asesmen lapangan ini mendapat pertimbangan yang baik. Apalagi kami sangat terkesan, karena hampir seluruh tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kota Binjai hadir di sini hari ini. Bahkan Bapak Walikota Binjai datang langsung. Jelas ini menunjukan STQ MUI Binjai telah menjadi kebanggan masyarakat Binjai, dan tentunya ini jadi nilai plus,” ucapnya.

Secara khusus Guru Besar Pendidikan Bahasa Arab UINSU Syarief Hidayatullah Jakarta ini tetap berharap STIQ MUI Kota Binjai dapat terus berbenah dengan menyempurnakan dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, sehingga tiga hingga lima tahun ke depan STIQ MUI Kota Binjai dapat meningkat statusnya menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI).

“Semoga pihak-pihak yang telah menggagas dan mendukung berdirinya STQ MUI Binjai ini senantiasa diberikan keberkahan oleh Allah,” ujar Ahmad Thib Raya.

Sementara itu, Walikota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.A.P., menegaskan komitmen Pemerintah Kota Binjai mendukung pendirian PTKI STIQ MUI Kota Binjai. Apalagi ini menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Kota Binjai, khususnya dalam membentuk para mubalig dan generasi muda Islam yang intelektual, serta mampu melakukan syi’ar dan menjalankan nilai-nilai Alquran.

“Mari kita berdoa dan berikhtiar bersama agar STQ MUI Binjai ini dapat segera beroperasi dan menciptakan intelektualis-inteletualis muda Islam yang mampu mencerahkan dan menyejukan umat, sehingga Kota Binjai semakin berkembang menjadi kota yang relijius,” ujar Amir Hamzah.

Sebelumnya, Ketua MUI Kota Binjai, H. Rizaldi Syarifuddin Nasution, S.Pd.I. M.M., mengaku bersyukur karena proses asesmen lapangan terhadap pendirian PTKI Baru STIQ MUI Kota Binjai yang dilakukan Tim Asesor BAN-PT dan perwakilan Kemenag RI menjadi momentum penting dan paling dinanti oleh pihaknya.

Apalagi menurutnya, STIQ MUI Kota Binjai awalnya adalah sebuah lembaga Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) di bawah naungan MUI Kota Binjai yang berdiri sejak 2015, dengan hanya menjalankan aktivitas pendidikan bagi para calon mubalig dan cendikiawan Muslim secara terbatas.

“Melalui peningkatan status ini diharapkan akan lebih banyak masyarakat yang akan menerima manfaat, serta menjamin program pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan calon-calon mubalig yang lebih berkualitas di Kota Binjai,” ujar Rizaldi.

Secara khusus dia menegaskan komitmen MUI Kota Binjai untuk terus memberikan dukungan moral, spiritual, dan kelembagaan terhadap pendirian dan pengembangan PTKI Baru STIQ MUI Kota Binjai, sembari berharap kepada Tim Asesor BAN-PT dan perwakilan Kemenag RI agar memberikan bimbingan konstruktif sehingga lembaga ini dapat terus berkembang dengan lebih baik.

“Jika terwujud, maka ini adalah buah dari harapan, kerja keras, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kota Binjai, terutama dari Bapak Walikota Binjai, yang sejak awal mendukung pendirian lembaga pendidikan tinggi ini,” ujar Rizaldi.

Facebook
WhatsApp
Telegram
Scroll to Top