stiqmuibinjai.or.id-Umat Islam diharapkan tidak hanya fokus menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan, tetapi juga berupaya optimal meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial dengan sesama manusia.
Pesan ini disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai, Rizaldi Syarifuddin Nasution, Selasa (17/02/2026), menyikapi masuknya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
“Bulan suci Ramadhan, kita jangan hanya fokus menjalankan puasa atau ibadah sunnah yang manfaat dan kebaikannya itu hanya untuk diri kita sendiri. Tapi bantu dan perhatikan juga orang-orang di sekitar kita yang belum berkecukupan, atau yang sedang tertimpa musibah, dengan cara berbagi,” serunya.
Di sisi lain, Rizaldi turut menekankan pentingnya kepedulian untuk mengajak dan membimbing anggota keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekat, agar menjalankan ibadah puasa dan meningkatkan amal ibadah selama momentum Ramadhan.
Sebab menurutnya, selama Ramadhan segala ibadah wajib dilipatgandakan pahalanya sebanyak 70 kali oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan setiap ibadah sunnah nilai pahalanya sama seperti ibadah wajib. Apalagi terdapat satu malam, yaitu Lailatul Qadr, yang nilainya sama dengan seribu bulan.
Secara khusus dia pun tetap mengingatkan orang-orang yang tidak berpuasa agar dapat menghormati orang-orang yang sedang berpuasa, sehingga dapat tercipta rasa kebersamaan, harmonisasi, dan sikap saling menghargai antara sesama manusia.
“Marhaban ya Ramadhan. Mari kita jadikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah ini sebagai ibadah puasa Ramadhan yang terbaik dan dapat memberikan manfaat bagi sesama manusia, demi menciptakan Kota Binjai yang damai, sejahtera, dan religius,” ujar Rizaldi.









