BINJAI (stiqmuibinjai.or.id) – Majlis Pencinta Rasul Binjai-Langkat resmi menutup rangkaian Maulid Arbain 1448 H melalui acara ikhtitam (penutupan) yang berlangsung khidmat di halaman Masjid Al Fatih, Binjai, Jumat malam bakda Isya (25/9/2026).
Acara penutupan tradisi pembacaan maulid selama 40 hari berturut-turut ini menghadirkan penceramah utama Habib Salim Al Jufri asal Gorontalo, serta dikoordinasi oleh Habib Ahmad Al Majdi dan Ustadz Abdi Abdillah Zubairi Harahap.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai H. Rizaldi Syarifuddin Nasution, S.Pd.I., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi penyelenggaraan Maulid Arbain. Ia menggarisbawahi tiga nilai penting yang menjadi fondasi utama dari pelaksanaan agenda keagamaan ini:
- Memperkuat Keimanan: Rangkaian Maulid Arbain memberikan ruang dan waktu yang lebih panjang bagi umat Islam untuk bermuhasabah, merenung, serta meneguhkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
- Meneladani Akhlak Rasulullah: Menjadi sarana untuk mengenalkan lebih dekat ajaran luhur, rekam jejak perjuangan, serta akhlak mulia Nabi Muhammad SAW agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Mempererat Ukhuwah Islamiyah: Membangun kebersamaan dan silaturahmi yang erat di tengah masyarakat muslim melalui kegiatan rutin yang berpindah dari masjid ke masjid, musholla, hingga pondok pesantren selama 40 hari penuh.
Perhelatan keagamaan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh lintas sektor. Tampak hadir Kabag Kesra Kota Binjai, Kapolres Binjai, perwakilan Kakankemenag Binjai, Pimpinan Baznas Kota Binjai, Ketua PCNU Binjai, Ketua PD Al Washliyah Binjai, para pimpinan pondok pesantren se-Binjai, Langkat, dan Deli Serdang, serta para alim ulama setempat.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan tausiyah dari Habib Salim Al Jufri yang mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga konsistensi ibadah dan persatuan umat pasca-penutupan Maulid Arbain.






