BINJAI (stiqmuibinjai.or.id) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai menegaskan kesiapannya untuk terus menjadi mitra strategis Kepolisian Resor (Polres) Binjai dalam menjaga kondusivitas, kerukunan umat, dan keamanan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MUI Kota Binjai, H. Rizaldi Syarifuddin Nasution, S.Pd.I., M.M., saat memberikan sambutan dalam acara Malam Pisah Sambut Kapolres Binjai yang digelar di Pendopo Umar Baki, Senin (13/7/2026) malam.
Acara ini menandai pergantian tongkat komando kepemimpinan di tubuh Polres Binjai dari pejabat lama, AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., kepada pejabat baru, AKBP Raden Bimo Moernanda, S.H., S.I.K., M.H. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Binjai, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan.
Mengawali sambutannya, Rizaldi mewakili seluruh pengurus MUI menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Mirzal Maulana atas dedikasi serta sinergi yang telah terjalin kuat.
“Kami berterima kasih atas pengabdian Bapak AKBP Mirzal Maulana dan sinerginya bersama MUI serta elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Binjai. Semoga segala pengabdian menjadi amal saleh dan Allah SWT senantiasa memberikan kesuksesan di tempat tugas yang baru,” ujar Rizaldi.
Kepada Kapolres yang baru, AKBP Raden Bimo Moernanda, Ketua MUI mengucapkan selamat datang di Kota Binjai yang selama ini dikenal sebagai kota yang religius, rukun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.
Rizaldi berharap, sinergi lintas sektoral antara Polres Binjai, pemerintah daerah, MUI, dan seluruh komponen masyarakat dapat semakin erat. Menurutnya, kepolisian tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari para tokoh agama dan masyarakat.

“MUI Kota Binjai siap menjadi mitra strategis Polres Binjai dalam membina kehidupan keagamaan, memperkuat moderasi beragama, serta menangkal paham-paham yang merusak persatuan. Keamanan adalah fondasi utama bagi kelancaran pembangunan, pendidikan, perekonomian, dan kehidupan beragama,” tegasnya.
Lebih lanjut, tokoh agama ini memaknai pergantian kepemimpinan di institusi Polri sebagai sebuah sunnatullah atau keniscayaan. Mengutip peribahasa Arab dan Surah Ali ‘Imran ayat 140, Rizaldi mengingatkan bahwa kehidupan dan kepemimpinan akan selalu silih berganti.
“Setiap awal pasti ada akhirnya, dan setiap akhir adalah awal yang baru. Oleh karena itu, marilah kita jadikan momentum ini sebagai sarana untuk memperkuat kolaborasi dan semangat pengabdian demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.
Malam keakraban tersebut ditutup dengan penyampaian doa. Ketua MUI tutup sambutan dengan mendoakan agar seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polres Binjai, senantiasa diberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan dari Allah SWT dalam mengemban amanah melayani masyarakat.











